Dunia

Australia: Tak ada korban massal di Tonga akibat tsunami

Australia: Tak ada korban massal di Tonga akibat tsunami



Sydney (ANTARA) – Tidak ada korban massal di Tonga setelah gunung berapi bawah laut memicu gelombang tsunami, menurut laporan awal pihak berwenang Australia pada Senin (17/1).

Namun, laporan awal tersebut mencatat kerusakan parah pada jalan dan jembatan di negara kepulauan Pasifik itu.

“Pada tahap ini, untungnya, kami tidak punya laporan tentang adanya korban massal, yang jelas merupakan berita sangat baik. Tetapi informasi yang datang dari pulau-pulau terluar masih sangat terbatas,” ujar Menteri untuk Pembangunan Internasional dan Kawasan Pasifik Hon Zed Seselja.

Australia akan mengirim pesawat pengintai untuk menilai kerusakan. Negara-negara Pasifik dan lembaga-lembaga bantuan mulai mengoordinasikan upaya bantuan.

Baca juga: Kemlu: Tidak ada WNI jadi korban tsunami Tonga

BACA JUGA :  Telkomsel REDI sediakan akses ke layanan bank dalam satu aplikasi

Sebuah gunung berapi bawah laut di perairan Tonga meletus pada Sabtu dan memicu peringatan tsunami dengan gelombang setinggi 1,2 meter.

Perintah evakuasi telah dikeluarkan di pesisir Tonga dan sejumlah kepulauan Pasifik Selatan, di mana rekaman-rekaman video di media sosial memperlihatkan ombak menghantam rumah-rumah di pinggir laut.

Layanan internet dan telepon mati pada sekitar pukul 18.40 waktu setempat (12.40 WIB) pada Sabtu sehingga 150.000 warga di kepulauan itu benar-benar terisolasi dari dunia luar.

Tonga, negara pulau berpenduduk 105.000 jiwa, terletak 2.383 km timur laut dari Selandia Baru.

Baca juga: Komunikasi putus, belum ada laporan dampak tsunami di Tonga

“Nuku’alofa diselimuti abu vulkanik tetapi kondisinya secara umum tenang dan stabil,” kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dalam konferensi pers, Minggu.

BACA JUGA :  Cek Fakta: WHO sebut setiap 377 dari 100 ribu orang meninggal setelah divaksin?

“Kami belum menerima kabar dari daerah pesisir lainnya,” kata dia.

Citra-citra satelit menangkap erupsi vulkanik pada Sabtu ketika letusan gunung berapi menghembuskan gumpalan asap ke udara sekitar 12 mil (19,3 km) di atas permukaan laut. Langit di atas Tonga menjadi gelap oleh abu.

Sumber: Reuters

Baca juga: BMKG: Erupsi gunung api di Tonga tidak berdampak ke wilayah Indonesia

Baca juga: Kian memprihatinkan, tsunami akibat erupsi gunung api bawah laut Tonga

Penerjemah: Azis Kurmala
Editor: Anton Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two × 3 =

Trending

Ke Atas