Ekonomi

Dana Asing Rp 3,31 Triliun Keluar dari Indonesia Pekan Ini

Dana Asing Rp 3,31 Triliun Keluar dari Indonesia Pekan Ini


Pekan ini, IHSG masih berada dalam level psikologis 6.000.

TERDEPAN.id, JAKARTA — Perkembangan pasar keuangan menunjukkan keluarnya modal asing dari Indonesia pada pekan ini. Perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah Bank Indonesia menyebut nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp 3,31 triliun berdasarkan data transaksi 14 – 17 Juni 2021.


Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan jual neto tersebut terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp 2,80 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp 0,51 triliun. Berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden beli neto Rp 20,63 triliun.


“Pada Jumat (18/6), yield SBN 10 tahun naik ke level 6,50 persen setelah naik 6,48 persen pada hari sebelumnya,” katanya dalam keterangan.


Pada Kamis (17/6), yield surat berharga AS, US Treasury 10 tahun naik ke level 1,504 persen. Sementara itu, menurut data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 192,71 miliar pada Jumat.


Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan, data perdagangan BEI selama periode 14-18 Juni 2021 menunjukkan data yang fluktuatif. Peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian Bursa sebesar 2,58 persen menjadi Rp 12,554 triliun dari Rp 12,238 triliun pada pekan sebelumnya.


Pada pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam level psikologis 6.000, tepatnya berada pada level 6.007,120 atau mengalami perubahan sebesar 1,45 persen dari posisi 6.095,497 pada pekan lalu. Kapitalisasi pasar Bursa selama sepekan turut mengalami perubahan sebesar 1,41 persen menjadi Rp 7.108,555 triliun dari Rp 7.210,564 triliun pada pekan sebelumnya.


Sementara itu, rata-rata frekuensi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 7,12 persen menjadi 1.165.339 transaksi dari pekan sebelumnya yaitu 1.254.635 transaksi. Rata-rata volume transaksi harian Bursa juga mengalami perubahan sebesar 11,87 persen menjadi 21,293 miliar saham dari 24,161 miliar saham pada pekan yang lalu.


 

BACA JUGA :  Ancol Optimalkan Instalasi Pengolah Air SWRO

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=417808724973321&version=v2.8"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));



Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas