Life Style

IIMS Gandeng Baja Otomotif Buka Arena Hobi Otomotif

190706184703-476.jpg


Kawasan ‘Hidden Valley Track’ dibuka untuk hobi, salah satunya motocross.

TERDEPAN.id, JAKARTA — Indonesia International Motor Show (IIMS) bersama Baja Otomotif Superblok (BOS) membuka “Hidden Valley Track” di salah satu area pabrik besi baja milik Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW) di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur. Hidden Valley Track akan menjadi arena untuk hobi olahraga dan otomotif motocross, flat track, grass track, supermoto, gravel bike, mountain bike dan SUV car.

“BOS memakai sebagian lahan dari PT Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW), yang usahanya adalah pabrik besi baja. Hidden Track Valley memakai 2ha lahan JKSW, karena lahan itu sudah tidur selama 45 tahun,” kata Djoko Iman Santoso, CEO Baja Otomotif Superblok di Jakarta, Selasa (17/11)

BACA JUGA :  Gigi Tanggal Bisa Jadi Dampak Jangka Panjang Covid-19

“Bahwa dalam kondisi setop produksi, JKSW melakukan perawatan lahan. Sebagian lahan seluas 1,5ha sampai 2ha yang tidak digunakan menjadi hutan kecil dan beberapa kali dibersihkan, namun kembali tumbuh alang-alang karena lahannya tak digunakan, dan menjadi sarang binatang yang sering bermunculan baik di area perusahaan maupun tetangga,” katanya lagi.

Djoko mengatakan, dalam beberapa bulan ke depan area itu akan dilengkapi ekosistem penunjang kegiatan otomotif. Beberapa fasilitasnya antara lain gerai after market, servis, makanan dan minuman, fasilitas garasi hingga locker untuk member Hidden Valley Track.

“Untuk member, nanti disiapkan garasi untuk menitipkan satu motor. Kalau mau main, tinggal kontak admin kami, maka motor siap dipakai,” kata dia.

BACA JUGA :  September, Facebook Hapus Desain Biru Klasiknya

Ia mengatakan, arena itu sudah bisa digunakan, namun masih dalam proses pembangunan yang diharapkan rampung pada awal kuartal kedua 2021. Ia berharap, Hidden Valley Track dapat menjadi opsi untuk warga Jakarta yang ingin menyalurkan hobi otomotif dan olahraga, karena hingga kini belum ada trek motocross hingga gravel bike di ibukota.  Ia juga membuka peluang untuk digelarnya kompetisi balap di trek tersebut.

“JKSW berupaya mencari peluang-peluang yang memungkinkan salah satunya agar trek tersebut dapat digunakan untuk suatu event. Dan karenanya, JKSW bersama IIMS menjajaki kemungkinan tersebut agar dapat direalisasikan dengan memperhatikan protokol yang berlaku selama pandemi ini,” kata Djoko.





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas