Dunia

Iran nyatakan berhasil uji rudal kapal tempur baru buatan dalam negeri

soleman.jpg


Selama latihan ini, rudal-rudal jarak pendek dan jarak pendek (dengan target) pesisir-ke-laut dan laut-ke-laut telah berhasil ditembakkan dari pesisir, juga dek kapal, mengenai sasaran dengan tepat,

Dubai (ANTARA) – Iran menyatakan pada Kamis bahwa angkatan laut negaranya telah berhasil menembakkan rudal kapal tempur buatan dalam negeri, sebuah uji coba dalam latihan perang di wilayah utara Samudera Hindia dan di dekat wilayah menuju Teluk Persia.

“Selama latihan ini, rudal-rudal jarak pendek dan jarak pendek (dengan target) pesisir-ke-laut dan laut-ke-laut telah berhasil ditembakkan dari pesisir, juga dek kapal, mengenai sasaran dengan tepat,” demikian dikutip dari laporan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.

BACA JUGA :  Vettel: Mugello layak untuk Grand Prix Formula 1

Uji coba itu dilakukan setelah Amerika Serikat (AS) berupaya memperpanjang aturan PBB soal embargo senjata bagi Iran yang akan selesai pada Oktober di bawah perjanjian nuklir 2015 antara Iran dengan kekuatan dunia–yang mana AS kemudian menarik diri.

Baca juga: AS: Peluncuran satelit militer Iran langgar resolusi PBB

Baca juga: Iran akan luncurkan satelit, yang dianggap AS kedok pengembangan rudal

Rudal kapal tempur generasi terbaru itu mempunyai jarak tembak hingga 280 kilometer. Pada April lalu, Iran menyebut pihaknya sudah meningkatkan jarak tembak misil kapal tempur hingga 700 kilometer.

BACA JUGA :  Sega buat konsol mini Game Gear Micro

Sejumlah analis militer Barat berpendapat bahwa Iran melebih-lebihkan kemampuan senjata mereka, tetapi (para analis itu)  prihatin  pada program rudal balistik jarak jauh milik Iran. Keprihatinan ini  yang mendorong Amerika Serikat  meninggalkan kesepakatan nuklir tahun 2015 untuk mengekang  ambisi  nuklir Iran . AS akan melonggarkan  sanksi ekonomi jika Iran meninggalkan program nuklirnya. 

Sumber: Reuters

Baca juga: Tiga negara Eropa ‘sayangkan’ berakhirnya keringanan sanksi Iran

Baca juga: Rusia kecam AS karena menyatakan masih anggota perjanjian nuklir Iran

Penerjemah: Suwanti
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas