Iwan Budianto Dampingi Arema FC, Ikhwan Tanamal Cetak Gol Kemenangan Persib

Laga panas tersaji di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, saat Arema FC berhadapan dengan Persib Bandung dalam babak semifinal Piala Presiden 2026, Minggu

Iwan Budianto Dampingi Arema FC, Ikhwan Tanamal Cetak Gol Kemenangan Persib

Laga panas tersaji di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, saat Arema FC berhadapan dengan Persib Bandung dalam babak semifinal Piala Presiden 2026, Minggu (21/6) malam. Dua figur sentral menjadi sorotan: CEO Arema FC, Iwan Budianto, yang secara langsung mendampingi tim dari pinggir lapangan, serta gelandang serang Persib, Ikhwan Tanamal, yang tampil sebagai pembeda lewat gol briliannya. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Persib, memastikan langkah Maung Bandung ke final.

Kehadiran Iwan Budianto di bench tim tamu bukan sekadar formalitas. Ia terlihat aktif memberikan instruksi dan motivasi kepada para pemain, terutama setelah sejumlah keputusan kontroversial wasit. Sementara itu, Ikhwan Tanamal membuktikan diri sebagai pemain kunci dengan aksi individu memukau yang mengunci kemenangan Persib.

Kronologi Babak Pertama: Jual Beli Serangan dan Keunggulan Sementara Arema

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menerapkan permainan terbuka. Arema FC yang diasuh pelatih anyar asal Portugal mengambil inisiatif serangan, memanfaatkan kecepatan dua sayap mereka. Berikut rangkaian peristiwa penting di babak pertama:

  1. Menit 15 – Peluang Emas Arema: Umpan silang dari sisi kanan disambut sundulan striker asing Arema, namun kiper Persib, Teja Paku Alam, melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jari. Skor tetap 0-0.
  2. Menit 23 – Tekanan Persib: Ikhwan Tanamal mulai menunjukkan kualitasnya. Lewat kerja sama satu-dua dengan David da Silva, ia melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa diblok bek Arema.
  3. Menit 30 – Gol Arema FC: Melalui skema serangan balik cepat, gelandang Arema melepaskan tendangan first-time dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang tanpa bisa dijangkau Teja. Arema unggul 1-0. Iwan Budianto yang berdiri di area teknis terlihat mengepalkan tangan sambil berteriak memberi semangat.
  4. Menit 42 – Persib Menyamakan Skor: Bek Arema melakukan pelanggaran di depan kotak penalti. Eksekusi tendangan bebas melengkung indah melewati pagar betis dan bersarang di pojok atas gawang. Kedudukan menjadi 1-1.
  5. Menit 45+1 – Insiden Kecil: Pemain Arema memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan tendangan sudut. Iwan Budianto turun ke pinggir lapangan menenangkan para pemainnya. Babak pertama berakhir dengan skor imbang.

Kronologi Babak Kedua: Gol Ikhwan Tanamal dan Drama di Lapangan

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Persib lebih mendominasi penguasaan bola, sementara Arema mengandalkan serangan balik. Keputusan-keputusan wasit mulai banyak dipertanyakan oleh kubu Arema. Inilah urutan kejadian krusial:

  1. Menit 55 – Gol Spektakuler Ikhwan Tanamal: Menerima bola di sisi kanan pertahanan Arema, Ikhwan Tanamal melakukan aksi individu melewati dua bek dengan dribel cepat. Ia kemudian melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh yang tak mampu dihentikan kiper. Persib berbalik unggul 2-1. Gol ini sontak membuat bangku cadangan Persib bergemuruh, sementara Iwan Budianto hanya bisa menggelengkan kepala di sisi lapangan.
  2. Menit 63 – Peluang Emas Arema Disia-siakan: Striker Arema tinggal berhadapan dengan kiper setelah menerima umpan terobosan, namun penyelesaian akhirnya melebar tipis di samping gawang. Iwan Budianto terlihat frustrasi dan berteriak “lebih tenang!” dari area teknis.
  3. Menit 70 – Tiang Gawang Selamatkan Persib: Tendangan voli pemain Arema dari dalam kotak penalti membentur tiang gawang. Bola muntah langsung diamankan bek Persib. Skor tetap 2-1.
  4. Menit 85 – Kartu Merah untuk Arema: Gelandang bertahan Arema mendapat kartu kuning kedua setelah protes keras kepada wasit terkait insiden pelanggaran yang tidak diberikan. Iwan Budianto tak kuasa menahan emosi dan mendatangi ofisial pertandingan, meminta penjelasan. Namun keputusan tetap berlaku.
  5. Menit 90+3 – Peluit Panjang: Setelah lima menit tambahan waktu, wasit meniup peluit akhir. Persib Bandung memastikan kemenangan 2-1 atas Arema FC. Ikhwan Tanamal dinobatkan sebagai Man of the Match.

Reaksi Iwan Budianto dan Statistik Kunci

Usai pertandingan, Iwan Budianto memberikan komentarnya kepada awak media. Ia mengapresiasi perjuangan tim, namun menyayangkan beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan.

“Saya bangga dengan semangat para pemain. Mereka sudah memberikan segalanya. Tapi ada beberapa momen yang seharusnya bisa mengubah hasil, terutama keputusan wasit yang tidak konsisten. Ini pelajaran berharga bagi kami untuk melangkah ke depan,” ujar Iwan Budianto dengan nada tegas.

Sementara itu, pelatih Persib memuji kontribusi Ikhwan Tanamal: “Ikhwan menunjukkan kualitas kelas atas malam ini. Golnya adalah buah dari kerja keras dan keberanian mengambil risiko. Dia pantas menjadi pembeda.”

Berikut data statistik pertandingan yang menggambarkan jalannya laga:

  • Penguasaan Bola: Persib 54% — Arema 46%
  • Total Tembakan: Persib 17 (8 on target) — Arema 12 (5 on target)
  • Tendangan Sudut: Persib 6 — Arema 3
  • Pelanggaran: Persib 14 — Arema 18
  • Kartu Kuning: Persib 2 — Arema 4 (termasuk 1 kartu merah dari akumulasi)
  • Pemain Terbaik: Ikhwan Tanamal (1 gol, 3 dribel sukses, 2 umpan kunci)

Kekalahan ini membuat Arema FC gagal melaju ke final Piala Presiden 2026. Meski begitu, kehadiran dan keterlibatan langsung Iwan Budianto di lapangan menunjukkan komitmen manajemen dalam membangun kembali kejayaan tim. Sementara Persib Bandung akan bersiap menghadapi partai puncak dengan kepercayaan diri tinggi, mengandalkan kreativitas Ikhwan Tanamal yang kian bersinar.

[SOCIAL_TWEET]: Duel sengit Arema vs Persib: Ikhwan Tanamal bawa Persib ke final Piala Presiden 2026 lewat gol spektakuler! CEO Arema Iwan Budianto dampingi tim langsung. Skor akhir 2-1. #PialaPresiden2026 #AremaFC #PersibBandung[SOCIAL_TG]: 🔴⚪ Persib ke Final! Ikhwan Tanamal cetak gol kemenangan 2-1 atas Arema FC di semifinal Piala Presiden 2026. Iwan Budianto dampingi Singo Edan, tapi tak kuasa tahan laju Maung Bandung. Statistik: Persib unggul penguasaan bola 54%, total 17 tembakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User