Ekonomi

Kembangkan Desa Binaan, Pertamina Sabet Penghargaan

pertamina-_131128123540-120.jpg


Program mendapat penghargaan dari Bronze PR Asia Award Hongkong

TERDEPAN.id, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) berupaya membangun desa-desa di Indonesia menjadi desa yang mandiri energi, siaga bencana dan tujuan para wisatawan. Berbagai upaya untuk desa ini dilakukan lewat program CSR dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang kemudian berbagai penghargaan internasional.

Salah satu program pengembangan desa yang dilakukan Pertamina yakni lewat Program Pertamina Village. Lewat program ini, sebanyak 62 desa binaan yang melibatkan 43 ribu warga menghasilkan 131 diversifikasi produk dan meningkatkan kunjungan wisawatan setiap tahunnya. Program Pertamina Village ini juga mendapat penghargaan berskala internasional.

“Lewat program Pertamina Village ini, kami mendapat penghargaan Bronze International CSR Exellence Award dengan 2 Platinum dan 3 Gold ISDA Award,” kata VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, dalam siaran persnya.

BACA JUGA :  Tanda tangan elektronik solusi transaksi digital era normal baru

Di sisi kesehatan untuk warga Desa, Pertamina menjalankan program Pertamina Sehati. Di mana tujuannya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka pencapaian implementasi Suistainable Development Goals (SDGs) bidang kesehatan. Program ini juga mendapat apresiasi dari kalangan internasional.

“Ada sekitar 500 ribu penerima manfaat program Pertamina Sehati. Selain itu, kami juga melakukan  pemberdayaan 119 Posyandu dan Puskesmas. Di tahun 2019, program ini mendapat penghargaan dari Bronze PR Asia Award Hongkong yakni 1 Platinum dan 1 Silver Indonesia SDG’s Award,” ujar Fajriyah.

Tak hanya itu, dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di desa, Pertamina membuat program Creating Shared Value (CSV). Lewat program ini, di tahun 2019, Pertamina mendapat penghargaan sebagai Best Corporate Suistainability lima Desa Mandiri Energi.

BACA JUGA :  Penjualan Barang Mewah Global Anjlok Hampir 23 Persen

Melalui program CSV ini, Pertamina juga membuat 83 bengkel mandiri Enduro serta memberikan Enduro Student Program kepada 192 siswa, di mana siswa tersebut mendapat pelatihan teknik sepeda motor yang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) setempat, praktik kerja, mentorship dari bengkel mitra binaan Pertamina Lubricants, pelatihan kewirausahawan, serta pendampingan enterpreunership perbengkelan

“Selain itu, lewat program CSV tersebut Pertamina juga meraih penghargaan Peringkat I Desa Mandiri Energi Kementerian BUMN. Pertamina juga melakukan sertifikasi safetyman and securityman terhadap lebih dari 700 warga lokal di berbagai wilayah Indonesia,” pungkas Fajriyah.





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas