Membangun Daya Tarik Investasi EBT di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Bayangkan sebuah kapal besar yang harus berlayar melintasi samudra penuh badai demi mencapai pelabuhan bebas emisi pada tahun 2060. Itulah gambaran transisi energi Indonesia saat ini: ambisi yang ting...
Bayangkan sebuah kapal besar yang harus berlayar melintasi samudra penuh badai demi mencapai pelabuhan bebas emisi pada tahun 2060. Itulah gambaran transisi energi Indonesia saat ini: ambisi yang tinggi, namun jalur pendanaannya masih dihantui gelombang ketidakpastian global. Tanpa arus modal yang deras ke sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), cita-cita menurunkan emisi karbon sebesar 31,89% dengan usaha sendiri atau 43,20% dengan dukungan internasional sesuai Nationally Determined Contribution (NDC) hanya akan menjadi wacana di atas kertas. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Indonesia butuh investasi hijau, melainkan bagaimana menciptakan magnet yang cukup kuat agar modal bersih dunia berlabuh di tengah suku bunga tinggi, fluktuasi nilai tukar, dan ketidakpastian kebijakan.
Comments (0)