Sport

Mercedes bekerja keras pangkas jarak dari Ferrari dan Red Bull

Mercedes bekerja keras pangkas jarak dari Ferrari dan Red Bull



Jakarta (ANTARA) – Bos tim Mercedes Toto Wolff mengatakan tim Silver Arrow bekerja keras sepanjang libur Paskah untuk membenahi mobil mereka guna memangkas jarak dari Ferrari dan Red Bull yang menjadi dua tim dengan mobil terkencang awal musim ini.

Menjelang Grand Prix Italia akhir pekan ini, Mercedes berangkat ke Imola sebagai penghuni peringkat dua konstruktor dengan 65 poin sehingga terpaut 39 poin dari Ferrari di puncak.

Mobil W13 boleh jadi tak sekencang pendahulunya, namun setidaknya dalam tiga balapan pembuka musimnya selalu finis.

Lewis Hamilton naik podium setelah finis P3 di Bahrain ketika dua mobil Red Bull mengalami DNF karena kerusakan saluran bahan bakar di Bahrain.

Kemudian George Russell juga merasakan podium di Australia setelah Max Verstappen gagal finis untuk kedua kalinya musim ini.

BACA JUGA :  Soal polemik pelatnas, KOI akan buka dialog antara PABSI dan Eko Yuli

“Bagi kami, balapan itu berjalan lebih baik dari yang kami harapkan, khususnya setelah Jumat yang berat,” kata Wolff dalam laman resmi Mercedes, Rabu.

Baca juga: FIA buka suara soal Safety Car Aston Martin yang dianggap lamban

“George dan Lewis keduanya kuat sepanjang akhir pekan dan membawa pulang poin yang banyak bagi tim. Kami belajar banyak dan sangat memaksimalkan kesempatan yang ada, dan itu yang ingin kami terus lakukan.”

Menyandang gelara juara konstruktor delapan kali secara beruntun, Mercedes tahun ini masih kewalahan menemukan kecepatan dan didera porpoising pada musim dengan regulasi yang baru. Sedangkan Ferrari bangkit dari keterpurukan dua musim sebelumnya lewat dua kemenangan Charles Leclerc di Bahrain dan Australia.

“Kami tahu kami belum sekencang Ferrari dan Red Bull saat ini. Tapi kami bekerja keras memangkas keunggulan mereka,” kata Wolff.

BACA JUGA :  Dua tunggal putra Asia maju ke babak kedua Denmark Open

“Tentunya kami harus realistis, akan butuh waktu bagi kami meraih apa yang kami inginkan, tapi kami belajar sebanyak mungkin dari setiap balapan dan menemukan jalan untuk mendorong kami ke depan.

“Sekarang kami menantikan Imola dan balap sprint pertama musim ini. Ini adalah sirkuit bersejarah dan tua dengan layout yang menantang yang sangat dinikmati para pebalap.

“Kualifikasi akan penting di trek yang sempit ini, sedangkan ciri yang mengalir akan benar-benar menguji mobil. Kami tak sabar lagi melihat bagaimana mesin-mesin 2022 menaklukkan Imola.”

Baca juga: Sergio Perez diapresiasi sponsor atas pencapaiannya di GP Australia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

twenty + 12 =

Trending

Ke Atas