Sport

Nadal dan Tsitsipas jalani partai “hidup-mati” untuk ke semifinal

1605758573372.jpg


Jakarta (ANTARA) – Stefanos Tsitsipas dan Rafael Nadal akan menjalani pertandingan “hidup-mati” di O2 Arena London, Kamis waktu setempat (Jumat dini hari WIB), untuk merebut satu tempat semifinal ATP Finals dari grup London 2020.

Pertandingan itu adalah pertandingan ketiga fase grup bagi kedua pemain setelah sama-sama menderita kekalahan dari Dominic Thiem dan sama-sama membukukan kemenangan atas Andrey Rublev.

Satu tempat di semifinal sudah dikapling oleh Thiem yang akan memainkan pertandingan terakhir fase grup melawan debutan Andrey Rublev.

Baca juga: Thiem tundukkan Tsitsipas di pertemuan pertama ATP Finals 2020

Baca juga: Tsitsipas jaga peluang ke semi final seusai tekuk Rublev

Setelah kemenangannya melawan Andrey Rublev pada Selasa lalu, Tsitsipas mengatakan bahwa pada dasarnya dia siap bertanding mati-matian melalui gerbang neraka yang dipasang Nadal untuk merebut tempat di semifinal turnamen pengujung tahun ATP Tour tersebut.

“Saya tahu ini akan membutuhkan banyak usaha fisik, dan saya harus melalui banyak rasa sakit dan penderitaan, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Tsitsipas seperti dikutip laman ATP Tour.

Nada optimistis untuk melaju ke semifinal juga dilontarkan Nadal, meskipun ia secara tragis dikalahkan Thiem di putaran kedua.

Memberikan pertarungan dalam hidupnya adalah yang ada dalam benak petenis asal Mallorca Spanyol itu setelah memainkan tenis yang luar biasa bagus melawan Dominic Thiem, meskipun gagal menuai kemenangan.

Dia menyesali 25 winner yang dibuatnya dinodai oleh 16 kesalahan sendiri dan itu tidak cukup untuk mengalahkan Thiem yang tampil nyaris sempurna.

Baca juga: Nadal awali perburuan gelar ATP Finals dengan kemenangan atas Rublev

Baca juga: Thiem kalahkan Nadal di ATP Finals

Setelah pertandingan, Nadal memuji lawannya, seperti yang selalu dilakukannya, tetapi ia bersikeras bahwa, meski kalah, dia sekarang merasa lebih percaya diri daripada sebelum turnamen dimulai.

BACA JUGA :  Otoritas Portugal pertimbangkan izinkan penonton di ajang olahraga

“Thiem saya pikir bermain luar biasa, dan saya juga bermain bagus,” kata Nadal yang baru-baru ini mencatatkan kemenangan ke-1.000 dalam level tur ATP di Paris Masters.

“Jadi perasaan saya tidak negatif … Saya pikir peluang saya lebih besar untuk mendapatkan hasil yang sangat bagus sekarang daripada lima hari yang lalu karena level tenis, bahkan jika saya kalah hari ini pun, bagi saya jauh lebih tinggi,” katanya.

Legenda Spanyol berusia 33 tahun itu memiliki hampir semua trofi yang bisa dipajang di museumnya di Manacor Spanyol. Ia dikenal sebagai petarung sejati, sehingga tidak diragukan lagi bahwa dia akan mengerahkan segalanya di lapangan melawan Tsitsipas untuk menghindari dipulangkan lebih awal dari turnamen besar yang belum pernah dijuarainya ini.

Nadal mungkin sedikit lebih difavoritkan berdasarkan penampilannya yang sangat kuat di dua pertandingan sebelumnya, dan fakta bahwa Nadal juga memenangi lima dari enam bentrokan dengan Tsitsipas di arena ATP Tour.

Baca juga: Nadal merasa janggal dengan ketidakhadiran hakim garis

Baca juga: Tsitsipas khawatirkan cedera saat berlaga dalam ATP Finals

Namun, Tsitsipas sempat membawa Nadal ke tepi jurang kekalahan dalam pertandingan mendebarkan mereka di The O2 tahun lalu, meskipun Dewi Fortuna jatuh ke tangan kidal petenis Spanyol dengan kemenangan 7-5 pada set ketiga.

Meskipun menang ketika itu, Nadal gagal ke semifinal karena kalah perhitungan set dari Alexabder Zverev dan Tsitsipas.

BACA JUGA :  Petenis muda bikin kejutan dengan kalahkan Tsitsipas di Italian Open

Tsitsipas kemudian mengalahkan Roger Federer di semifinal dan akhirnya pemain kelahiran Athena ini merengkuh gelar setelah menundukkan Dominic Thiem di final.

Resume Nadal adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah permainan tenis, tetapi pemain muda Yunani itu juga memiliki gelar ATP Finals yang belum tertulis di CV petenis Spanyol itu. Jadi, diperkirakan pertarungan ketat akan terjadi dalam memperebutkan satu tempat semifinal dari grup London 2020 itu.

Mengatasi Nadal yang sedang dalam performa terbaiknya bisa menjadi cobaan berat bagi lawan manapun. Sebagai juara bertahan ATP Finals, Tsitsipas pun sangat menyadarinya. Ia harus menyiapkan diri baik fisik dan terutama mental untuk menjaga nyali menghadapi legenda seperti Nadal.

“Pada akhirnya, itu hanya masalah berani dan menggunakan keberanian Anda melalui pengalaman Anda,” kata sang juara bertahan.

Baca juga: Medvedev ke semifinal setelah membuat Djokovic frustasi

Baca juga: Zverev jaga peluang ke semifinal dengan kalahkan Schwartzman

Berikut head to head Nadal vs Tsitsipas

1. 2019 : ATP Finals di London. Pemenang Rafael Nadal (6-7, 6-4, 7-5).

2. 2019: ATP Masters 1000 di Roma, Italia. Pemenang Rafael Nadal (6-3, 6-4)

3. 2019: ATP Masters 1000 Madrid, Spanyol. Pemenang Stefanos Tsitsipas

(6-4, 2-6, 6-3)

4. 2019: Australian Open di Melbourne, Australia. Pemenang Rafael Nadal

(6-2, 6-4, 6-0)

5 2018: ATP Masters 1000 Kanada. Pemenang Rafael Nadal (6-2, 7-6)

6. 2018: Barcelona Masters Spainyol. Pemenang Rafael Nadal (6-2, 6-1).

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas