Politik

Partai Ummat Sengaja Luncurkan Logo Partai Ketika HRS Pulang

baliho-menyambut-kepulangan-habib-rizieq-terpasang-di-dekat-markas_201027084657-637.jpg


Partai Ummat menyambut kedatangan HRS di Tanah Air.

TERDEPAN.id, JAKARTA — Partai Ummat dikabarkan akan meluncurkan logo partai pada Selasa (10/11) siang. Loyalis Amien Rais, Agung Mozin mengungkapkan, peluncuran logo sengaja dilakukan bertepatan dengan kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Karena logo kita sangat spesifik dari nama dan warna penuh makna, maka kita sengaja luncurkan bersamaan dengan tanggal kedatangan Habib Rizieq,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya yang diterima TERDEPAN.id, Senin (9/11).

Agung menjelaskan, alasan logo tersebut diluncurkan bertepatan dengan kepulangan Habib Rizieq lantaran desain logo Partai Ummat sama dengan semangat perjuangan HRS. Ia optimistis HRS akan gembira melihat itu.

BACA JUGA :  Pandemi COVID-19 dorong percepatan digitalisasi

“Apalagi setelah melihat dan mengetahui sebutan atau nama logo Partai Ummat, saya yakin Pak Habib Rizieq juga akan gembira melihatnya,” ujarnya.


Agung mengungkapkan, Partai Ummat menyambut baik kedatangan Habib Rizieq ke Tanah Air. Menurutnya peluncuran logo tersebut merupakan bentuk rasa syukur kembalinya HRS ke Indonesia.

“Maka oleh sebab itu Partai Ummat menyambut kedatangan HRS dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur yang diwujudkan dengan perluncuran simbol partai yang sinkron dan senafas dengan perjuangan HRS, yaitu melawan kezhaliman dan menegakkan keadilan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Infografik Pabrikan Jepang dan Italia bersaing raih titel terbaik

Sebelumnya Amien Rais telah resmi mengumumkan partai politik barunya bernama Partai Ummat pada 1 Oktober 2020 lalu. Amien mengungkapkan alasan memilih nama Partai Ummat. Amien mengatakan dalam Alquran mendorong umat untuk beriman. Agar dalam mengarungi kehidupan di dunia, mereka senantiasa melaksanakan dua perintah Allah SWT secara serentak.

“Pertama, melakukan melakukan Al-Amru bil ma’ruf dan An-Nahyu ‘anil munkar. Yakni memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan,” ujarnya dalam video yang diunggah di Youtube, Kamis (1/10).

Kedua, menjalankan Al-Amru bil’adil dan An-Nahyu’anidzulmi. Amien menjelaskan, yakni menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman.





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas