Digital

Red Hat gandeng Ingram Micro perluas layanan cloud di Indonesia

logo-red-hat.jpg


Jakarta (ANTARA) – Penyedia solusi open source Red Hat Inc bekerja sama dengan Ingram Micro, Inc, yang akan menjadi distributor untuk program mereka di beberapa negara ASEAN.

“Kami berkomitmen menawarkan pilihan cloud yang lebih beragam bagi para pelanggan dan pengembang, kuncinya adalah visi untuk membangun ekosistem kemitraan yang kuat sehingga para pengguna dapat membangun dan menjalankan aplikasi sebaik mungkin. Kami akan melanjutkan kolaborasi dengan Ingram Micro ketika mereka menumbuhkan ekosistem mitra cloud bersama Red Hat,” kata Direktur Senior di Red Hat Asia Pasifik, Andrew Habgood, dalam keterangan pers, dikutip Sabtu.

Red Hat bekerja sama dengan Ingram Micro untuk mendistribusikan program Red hat Certified Cloud and Service Provider (CCSP) di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Hong Kong.

BACA JUGA :  Samsung Galaxy A01 Core dijual Rp1 jutaan

Ingram Micro akan berperan untuk pemenuhan persyaratan, perekrutan dan mitra Certified Cloud and Service Provider.

Baca juga: Tokocrypto 2.0 Berbasis Binance Cloud Siap Meluncur

Baca juga: Gandeng Hillstone CloudHive, K3 Cloud Services perkuat kapabilitas cloud

Program CCSP mencakup penyedia cloud, integrator sistem dan managed service provider di Asia Pasifik, serta pengembang perangkat lunak dan manufaktur perangkat keras yang menggunakan produk dan teknologi Red Hat.

Red Hat CCSP ditujukan bagi mitra yang membutuhkan pengujian dan sertifikasi untuk membangun lingkungan yang terukur, dengan fitur keamanan yang dirancang khusus untuk cloud perusahaan.

BACA JUGA :  Indonesia usulkan tujuh cabang tambahan di SEA Games 2021 Vietnam

Melalui program ini, Red Hat juga memberdayakan pengembang untuk membuat, menjalankan dan mengelola aplikasi, antara lain dengan akses ke solusi Red Hat Enterprise Linux, Red hat OpenShift Container Platform dan Red hat OpenStack Platform.

Baca juga: Kominfo-Google Cloud sepakat bangun data center Juni ini

Baca juga: Cloud hingga AI diprediksi jadi tren pada fase normal baru

Baca juga: Aruba ESP, platform “cloud-native” pertama untuk “intelligent edge”

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas