Samsung Resmi Luncurkan Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 dengan Chip Snapdragon

Tanpa kejutan besar, Samsung kembali membuka panggung Unpacked dengan jajaran perangkat baru yang siap memikat dompet konsumen. Bersamaan dengan tiga ponsel lipat terbaru, raksasa teknologi asal Korea...

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 dengan Chip Snapdragon

Tanpa kejutan besar, Samsung kembali membuka panggung Unpacked dengan jajaran perangkat baru yang siap memikat dompet konsumen. Bersamaan dengan tiga ponsel lipat terbaru, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu turut memperkenalkan dua model jam tangan pintar anyar: Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2. Keduanya menandai lompatan penting karena Samsung akhirnya beralih dari prosesor Exynos buatan sendiri ke platform Snapdragon dari Qualcomm.

Perpindahan ke Snapdragon: Bukan Sekadar Ganti Nama

Keputusan mengadopsi chip Snapdragon W5+ Gen 2 menjadi inti perubahan di generasi ini. Jika dibandingkan dengan Exynos W920 yang digunakan Galaxy Watch 6, prosesor anyar ini menawarkan peningkatan performa CPU hingga 35 persen dan efisiensi daya yang jauh lebih baik. Ibarat mengganti mesin mobil dari empat silinder konvensional ke hybrid modern, Snapdragon mampu mengelola tugas berat seperti pelacakan olahraga multi-sensor dan navigasi GPS yang presisi tanpa menguras baterai secara ekstrem. Samsung mengklaim bahwa Galaxy Watch 9 dapat bertahan hingga 48 jam dalam penggunaan normal, sementara Watch Ultra 2 mampu mencapai 72 jam—sebuah lompatan yang cukup signifikan untuk segmen jam tangan Wear OS.

Perpindahan ini juga membuka pintu bagi pengalaman perangkat lunak yang lebih mulus. Dukungan penuh terhadap Wear OS 7 dan antarmuka One UI Watch 6.5 membuat transisi antara aplikasi terasa lebih responsif. Tidak hanya itu, integrasi dengan ekosistem Galaxy—seperti sinkronisasi notifikasi instan dengan ponsel lipat terbaru—menjadi lebih dalam dan minim latensi. Bagi pengguna awam, dampaknya sederhana: jam tangan tidak lagi terasa lambat ketika membuka peta atau menjawab panggilan.

Desain dan Ketahanan: Ultra 2 Makin Tangguh

Secara visual, Galaxy Watch 9 mempertahankan bahasa desain melingkar yang sudah menjadi ciri khas, tetapi dengan bezel yang lebih tipis dan opsi warna baru Titanium Silver serta Graphite Black. Material casing kini menggunakan armor aluminum yang lebih ringan tanpa mengorbankan kekuatan. Di sisi lain, Galaxy Watch Ultra 2 dirancang untuk mereka yang kerap beraktivitas ekstrem. Bodinya terbuat dari grade 5 titanium dengan ketahanan militer MIL-STD-810H, mampu bertahan di suhu ekstrem, ketinggian, dan tekanan air hingga 10 ATM. Samsung bahkan membekalinya dengan mode Extreme Survival yang secara otomatis membatasi fungsi non-esensial begitu baterai menyentuh 10 persen, memperpanjang daya hingga beberapa jam ekstra.

Layar Super AMOLED pada kedua model kini lebih terang—mencapai 2.000 nits di Watch Ultra 2—sehingga tetap terbaca jelas di bawah terik matahari. Fitur Always-On Display juga telah dioptimalkan untuk konsumsi daya yang lebih irit. Sertifikasi IP68 dan 5ATM melengkapi perlindungan terhadap air dan debu, membuat jam tangan ini cocok untuk berenang atau berlari di tengah hujan.

Kesehatan dan Kebugaran: Sensor yang Makin Cerdas

Inovasi tidak hanya soal perangkat keras. Samsung memperkenalkan BioActive Sensor generasi keempat yang mampu membaca detak jantung, saturasi oksigen, dan komposisi tubuh secara lebih akurat, bahkan saat pengguna bergerak aktif. Algoritma machine learning (pembelajaran mesin) baru di baliknya dapat mendeteksi irama jantung tidak teratur dengan tingkat kesalahan yang lebih rendah, sejalan dengan riset yang diterbitkan di jurnal kardiologi terkemuka.

Fitur Sleep Apnea Detection kini telah mendapatkan sertifikasi di lebih banyak negara, termasuk Indonesia, setelah melalui uji klinis panjang. Jam tangan ini mampu memantau pola napas sepanjang malam dan memberikan laporan risiko obstructive sleep apnea (OSA)—gangguan tidur yang kerap tidak terdiagnosis. Sementara itu, Personalized Heart Rate Zone memungkinkan pelari menyesuaikan target latihan berdasarkan data historis dan pemulihan tubuh, bukan sekadar rumus usia standar. Bagi pesepeda, dukungan sensor cadence dan power meter eksternal melalui Bluetooth hadir pertama kali di seri Galaxy Watch, menandai langkah serius Samsung merambah pasar olahraga prestasi.

Tak ketinggalan, pembaruan perangkat lunak menghadirkan Wellness Tips, rekomendasi harian yang dihasilkan oleh analisis pola tidur, tingkat stres, dan aktivitas. Ibarat pelatih pribadi di pergelangan tangan, fitur ini memberikan saran konkret—misalnya waktu terbaik untuk tidur atau kapan harus mengurangi intensitas latihan—tanpa perlu mendatangi ahli.

Harga, Ketersediaan, dan Posisi di Pasar

Samsung Galaxy Watch 9 dibanderol mulai Rp 5.499.000 untuk varian 40mm Bluetooth-only, sementara Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan harga Rp 9.999.000 untuk versi LTE. Keduanya sudah dapat dipesan mulai hari ini dan akan tersedia di pasar Indonesia pada 8 Agustus 2026. Paket penjualan bundling dengan ponsel lipat Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 juga ditawarkan dengan potongan harga khusus.

Langkah Samsung beralih ke Snapdragon bukan hanya soal performa, melainkan juga strategi menghadapi persaingan ketat dengan Apple Watch dan jam tangan Wear OS lainnya. Dengan efisiensi yang lebih baik dan fitur kesehatan yang kian mendalam, Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 hadir sebagai paket yang menjanjikan—meski inovasinya mungkin tidak revolusioner, tetapi cukup solid untuk mendorong pengguna generasi sebelumnya upgrade.

Dalam ekosistem yang kini semakin terhubung, kedua jam tangan ini juga menjadi kendali jauh bagi kamera ponsel lipat terbaru, pemutar media, dan bahkan presentasi. Dukungan SmartThings Find juga memudahkan pelacakan perangkat Galaxy lainnya yang hilang—langsung dari layar kecil di pergelangan tangan. Memang bukan lompatan besar, tetapi bagi Samsung, menyempurnakan fondasi sering kali lebih penting daripada menciptakan gebrakan yang setengah matang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User