Sport

Silver tarik kembali ide pembatasan pelatih NBA di atas 65 tahun

063_1206534743.jpg


Jakarta (-) – Setelah awalnya mengatakan bahwa pelatih sepuh tidak bisa kembali ke bangku di tepi lapangan musim panas ini karena pandemi virus corona, komisioner NBA Adam Silver berubah pikiran, Kamis malam.

Ahli kesehatan telah menyatakan bahwa orang berusia 65 dan lebih tua adalah paling rentan terhadap COVID-19, dan NBA mempunyai tiga pelatih kepala dalam kategori itu: pelatih San Antonio Spurs Gregg Popovich (71); pelatih Houston Rockets Mike D’Antoni (69); dan pelatih New Orleans Pelicans Alvin Gentry (65).

Silver awalnya mengatakan dalam wawancara dengan TNT, Kamis, “Ada orang-orang yang terlibat dalam liga ini, khususnya pelatih, yang jelas-jelas adalah orang yang lebih tua… Kita harus bekerja melalui protokol, misalnya, dan mungkin beberapa pelatih tertentu tidak bisa berada di bangku pelatih.

“Mereka harus menjaga protokol jarak sosial, dan mungkin mereka bisa berada di depan satu ruangan, ruang ganti… dengan papan tulis, namun ketika berbicara tentang permainan sebenarnya, kami tidak ingin mereka sedekat itu dengan pemain untuk melindungi mereka.”

BACA JUGA :  Raikkonen tak buru-buru tentukan masa depannya di F1

Baca juga: Kevin Durant beli saham minoritas sebuah klub MLS

Gentry langsung mengatakan kepada ESPN terkait komentar Silver, “Itu tidak masuk akal. Bagaimana saya bisa melatih dengan cara seperti itu? … (Tidak benar bahwa pelatih yang lebih tua) harus dipentingkan.”

Pelatih kepala Dallas Mavericks Rick Carlisle, presiden Asosiasi Pelatih NBA, kemudian menghubungi Silver.

Carlisle mengatakan kepada ESPN, “(Silver) mengakui bahwa ia terlalu dini dengan pernyataannya kepada TNT. Kesehatan dan keselamatan para pelatih kami adalah yang pertama dan terutama. Sepenuhnya mungkin bahwa seorang pelatih NBA yang berusia 60an atau 70an lebih sehat dibanding seseorang pada usia 30an atau 40an mereka.

“Pembicaraan tersebut seharusnya tidak semata-mata mengenai usia seseorang. Adam meyakinkan saya bahwa kami akan bekerja bersama untuk membantu menentukan apa yang aman dan adil bagi semua pelatih kami.”

BACA JUGA :  PDIP Tunda Pengumuman Pasangan Calon Wali Kota Surabaya

Baca juga: Bos-bos NBA sepakat musim lanjut dengan 22 tim mulai 31 Juli

Baik D’Antoni dan Gentry mengatakan kepada ESPN mereka tidak keberatan jika liga membuat semua pelatih mengenakan masker wajah di bangku pelatih, namun mereka tidak ingin liga memaksa hanya pelatih yang tertua yang memakai masker.

Sebelumnya pada hari yang sama, NBA mengumumkan rencana untuk memulai kembali musim reguler pada 31 Juli, dengan 22 tim bermain di Walt Disney World Resort dekat Orlando, Florida. Tim akan memainkan delapan pertandingan musim reguler menjelang playoff, yang mungkin berakhir selambat-lambatnya 12 Oktober, tanggal dijadwalkannya Game 7 Final NBA.

Musim NBA dihentikan pada 11 Maret ketika center Utah Jazz Rudy Gobert dites positif virus corona, demikian Reuters.

Baca juga: Stephen Curry terpesona remaja China, “siapa bocah ini”

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © – 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas