Terminal Ajyad Makkah Sediakan Jalur Khusus Jemaah Lansia dan Kursi Roda
Makkah — Otoritas Penyelenggara Haji Kerajaan Arab Saudi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan jemaah lanjut usia (lansia) dan peny
Makkah — Otoritas Penyelenggara Haji Kerajaan Arab Saudi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Mulai musim haji 1447 H/2026 M, Terminal Ajyad di Makkah resmi mengoperasikan jalur khusus bagi jemaah lansia dan pengguna kursi roda guna memperlancar mobilisasi dari area kedatangan menuju titik keberangkatan bus ke Masjidil Haram dan hotel-hotel sekitar. Jalur ini terpisah sepenuhnya dari arus jemaah reguler, dilengkapi petugas pendamping bersertifikat, dan ramah akses tanpa tangga.
Fasilitas Ramah Disabilitas di Terminal Ajyad
Berdasarkan pantauan Media Center Haji 2026 pada 14 Mei lalu, jalur eksklusif ini memiliki lebar 3,5 meter yang memungkinkan dua kursi roda melintas bersamaan. Lantainya dilapisi karet anti-slip dengan kemiringan maksimal 5 derajat, memastikan keamanan pengguna alat bantu jalan. Selain itu, tersedia rest area setiap 50 meter lengkap dengan tempat duduk ergonomis dan dispenser air minum, sementara rambu-rambu berbahasa Arab, Inggris, dan Indonesia memudahkan orientasi jemaah dari berbagai negara. Saudi Ministry of Hajj and Umrah menyatakan bahwa Terminal Ajyad telah menjadi pilot project untuk standar layanan disabilitas yang akan diterapkan di seluruh terminal haji pada 2027 mendatang.
Dampak Positif bagi Jemaah Indonesia
Indonesia sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar dengan kuota 241.000 orang pada 2026, sekitar 17% di antaranya adalah lansia di atas 65 tahun. Ketua Sektor Khusus Masjidil Haram dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Dr. Ahmad Kartono, mengapresiasi inovasi ini. "Jalur khusus ini memotong waktu tempuh jemaah lansia kami dari 45 menit menjadi hanya 15 menit dari Terminal Ajyad ke area ihram dan bus shalawat, secara signifikan mengurangi kelelahan yang sering memicu dehidrasi dan heat stroke," ungkapnya saat ditemui terpisah. PPIH telah menempatkan 20 petugas haji Indonesia yang dilatih khusus untuk mendampingi jemaah di jalur tersebut, bekerja sama dengan petugas Saudi dalam skema layanan terpadu 24 jam.
"Jalur ini bukan sekadar akses fisik, tetapi representasi penghormatan terhadap martabat jemaah lansia dan disabilitas sebagai tamu Allah. Kami pastikan seluruh jemaah Indonesia yang membutuhkan mendapatkan prioritas penuh," tegas Ahmad Kartono.
Efisiensi Operasional dan Antisipasi Puncak Haji
Dengan arus jemaah yang mencapai puncaknya pada fase 7–9 Dzulhijjah, pemisahan jalur ini juga mengurangi bottleneck di Terminal Ajyad yang sebelumnya sering mengalami penumpukan hingga 3.000 orang per jam. Data simulasi dari otoritas transportasi Saudi menunjukkan bahwa penerapan jalur khusus mengurangi kepadatan terminal hingga 28%, mempercepat siklus bus shalawat dari 12 menit menjadi 8 menit per unit. Bus yang digunakan untuk jemaah prioritas pun telah dimodifikasi dengan low-floor entry, kursi prioritas yang bisa dilipat, dan klip pengaman kursi roda otomatis. Protokol darurat juga disiagakan: bilik medis mini dengan oksigen portabel dan tiga tenaga paramedis ditempatkan di sepanjang jalur setiap 150 meter, mengantisipasi kejadian serangan jantung atau heat stroke yang lebih rentan dialami lansia.
Inovasi ini sejalan dengan Visi Saudi 2030 yang menargetkan pengalaman haji bebas hambatan bagi semua kalangan. Kementerian Agama RI juga telah mengintegrasikan data jemaah lansia dan disabilitas dalam sistem e-hajj, sehingga kuota jalur khusus dapat diprediksi dan didistribusikan secara proporsional. Ke depan, terminal seperti ini akan dilengkapi aplikasi panduan suara berbasis AI untuk jemaah tunanetra dan sensor IoT untuk memantau kepadatan real-time.
[SOCIAL_TWEET]: Makkah kini punya jalur khusus jemaah haji lansia dan kursi roda di Terminal Ajyad. Waktu tempuh terpangkas drastis! #Haji2026 #Lansia #Inklusif[SOCIAL_TG]: 🕋 Jalur khusus lansia & kursi roda di Terminal Ajyad resmi beroperasi! Perjalanan dari 45 menit kini cuma 15 menit. Semoga ibadah makin lancar & nyaman ya, jemaah 🕊️
Comments (0)