Ekonomi

Turun Lagi, Harga Emas Antam Rp 994 Ribu per Gram

petugas-menunjukkan-emas-milik-pt-aneka-tambang-antam-_191130145634-767.jpg


Sepekan terakhir, harga emas Antam mengalami tren penurunan.

TERDEPAN.id, JAKARTA — Harga emas produksi Antam diperdagangkan di level Rp 994.000 per gram pada perdagangan Senin (2/11). Angka ini turun tipis, Rp 2.000, dari harga Ahad (1/11) lalu di level Rp 996.000 per gram. 


Sudah lima hari terakhir harga emas di pasaran dalam negeri jatuh ke bawah angka psikologis Rp 1 juta per gram. Setelah sempat rekor tertinggi tercatat pada awal Agustus lalu, harga emas Antam kembali anjlok ke bawah sejuta rupiah per gram sejak Kamis (29/10) lalu.  


Turunnya harga emas di pasar domestik sejalan dengan harga emas di pasar dunia. Pada perdagangan Senin (2/11), harga spot emas dipatok turun 0,24 persen di level 1.872,9 dolar AS per troi ons. Terus meninggalkan angka psikologisnya, 1.900 dolar AS per troi ons. Turunnya harga emas ini dipicu menguatnya kurs dolar AS dan sentimen investor dalam menyambut pilpres AS. 


Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga turun menjadi Rp 885.000 per gram. Harga jual dan harga buyback yang ditampilkan dalam berita ini merupakan harga resmi di Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung Jakarta, dikutip dari situs resminya.


Emas memang dikenal sebagai safe haven atau instrumen investasi paling aman. Namun perlu dipahami bahwa bila Anda berminat berinvestasi emas, niatkan untuk jangka panjang. Karena emas memiliki selisih harga jual dan buyback yang cukup tinggi. Seperti hari ini, ada selisih Rp 109.000 per gram antara harga jual dan belinya.  


Berikut adalah daftar harga emas batangan Antam sesuai beratnya:


0,5 gram: Rp 527.000


1 gram: Rp 994.000


2 gram: Rp 1.928.000


3 gram: Rp 2.867.000


5 gram: Rp 4.750.000


10 gram: Rp 9.435.000


25 gram: Rp 23.462.000


50 gram: Rp 46.845.000


100 gram: Rp 93.612.000


250 gram: Rp 233.765.000


500 gram: Rp 467.320.000


1 kg: Rp 934.600.000

BACA JUGA :  Mentan SYL Genjot Industri Tapioka dan Sagu





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas