Life Style

Volkswagen dan Yunani akan Buat Smart Green Island

logo-volkswagen_200317185728-720.jpg


Transportasi di Pulau Astypalea Yunani akan diganti kendaraan listrik.

TERDEPAN.id, ATHENA — Volkswagen (VW) adalah salah brand yang concern pada perkembangan mibil listrik. Pabrikan Jerman itu pun melakukan kerja sama dengan Yunani demi dapat meningkatkan peran dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.

Dilansir dari Car and Driver pada Senin (9/11), kerja sama soal electric vehicle (EV) itu dilakukan lewat penciptaan smart green island. Pulau yang akan dijadikan sebagai sebuah electric car utopia itu adalah sebuah pulau di Yunani dengan nama Astypalea.

Program ini dilakukan lewat penggantian sarana transportasi yang ada di pulau tersebut. Jika tadinya seluruh transportasi itu menggunakan kendaraan dengan mesin konvensional, maka nantinya seluruh transportasi itu akan diganti dengan EV.

BACA JUGA :  Mungkinkah Operasi Medis Dilakukan di Ruang Angkasa?

Sejumlah upaya yang dilakukan diantaranya adalah dengan mengganti 1500 kendaraan konvensional dengan 1000 EV. Selain itu, pulau tersebut juga akan dilengkapi dengan stasiun pengisian ulang, e-scooters dan e-bike.

Tak hanya itu, sistem transportasi umum yang biasanya menggunakan bus pun akan diganti dengan skema ride-sharing dan car-sharing solutions. Seluruh kendaraan operasional kepolisian, pelayanan darurat dan kendaraan dinas lainya pun akan diganti dengan EV.

BACA JUGA :  Garuda dan Artha Graha Peduli Kolaborasi 'Maskeri' Pesawat

Agar semakin holistik, pulau ini pun akan dibekali dengan pembangkin listrik yang lebih ramah lingkungan. Sumber listrik dari pulau ini nantinya akan berasal dari pembangkit listrik tenaga surya dan angin.

Diharapkan, langkah ini nantinya dapat menjadi inspirasi dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan. Mengingat, Astypalea memiliki penduduk sekitar 1.300 orang dan mencatat kunjungan wisatawan sebanyak 72 ribu orang per tahun.

VW dan Yunani belum memastikan kapan langkah ini akan segera dimulai. Kedua pihak menyebut bahwa proses peralihan ini membutuhkan waktu sekitar enam tahun.





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas