Ekonomi

Adhi Karya Bakal Dapat Tambahan PMN Rp1,97 Triliun pada 2022

Adhi Karya Bakal Dapat Tambahan PMN Rp1,97 Triliun pada 2022


Adhi Karya melihat potensi pembiayaan dari Indonesia Investment Authority (INA).

TERDEPAN.id, JAKARTA — PT Adhi Karya Tbk akan memperoleh tambahan Penyertaan Modal Kerja (PMN) dari APBN 2022. Direktur Utama Adhi Karya, Entus Asnawi, mengatakan tambahan modal tersebut rencananya akan mencapai Rp 1,97 triliun.


Menurut Enthus, dana segar tersebut akan digunakan untuk penyertaan modal di beberapa proyek-proyek investasi perseroan. “Salah satunya untuk pembuatan ruas tol Jogja-Solo hingga Jogja Bawen dan SPAM Karian-Serpong,” kata Enthus dalam Punlic Expose 2021, Kamis (18/11). 


Enthus menambahkan, perseroan juga akan menggunakan sisa dana dari PMN tersebut untuk modal kerja. Selain itu, sebagian sisa dana lainnya akan digunakan untuk tambahan penyertaan investasi di proyek-proyek yang dimiliki oleh perseroan. 


Perseroan juga melihat potensi pembiayaan dari Indonesia Investment Authority (INA), dana abadi Indonesia atau Sovereign Wealth Fund (SWF). Menurut Enthus, kehadiran SWF memberikan manfaat yang sangat besar untuk sektor konstruksi. 


Enthus mengakui Adhi Karya saat ini belum memiliki aset investasi siap untuk ditawarkan ke SWF. Namun tidak menutup kemungkinan perseroan akan mencari potensi lain disamping skema divestasi.


“Kemungkinan kami juga akan memanfaatkan SWF, mengingat SWF ini tidak hanya yang sifatnya investasi tetapi juga memberikan funding untuk proyek-proyek yang berjalan,” kata Enthus. 


Pada tahun depan, Adhi Karya juga berencana untuk menerbitkan Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III tahap III. Penerbitan PUB III Tahap III ini ditempuh sebagai salah satu opsi pendanaan apabila diperlukan. 


Direktur Operasi I Adhi Karya, Suko Widigdo mengatakan perseroan saat ini sedang menggarap sejumlah proyek berskala besar. Ia menyampaikan progres proyek Jalan Tol Sigli-Banda Aceh saat ini sudah mencapai 76,4 persen. 


Adapun proyek jalan tol sepanjang 74,2 kilometer ini terdiri dari enam seksi dengan progres Seksi 1 sekitar 43,2 persen, Seksi 5 sekitar 57,5 persen dan Seksi 6 mencapai 74,8 persen. Sedangkan Seksi 3 dan Seksi 4 sudah selesai dan beroperasi. 


“Harapannya akhir tahun kami bisa merampungkan Seksi 2 yang progresnya sudah mencapai 97,8 persen dan ditahun depan kami bisa menyelesaikan Seksi 1, Seksi 5 dan Seksi 6,” ujar Suko.


 

BACA JUGA :  Timnas 3x3 putri bawa pulang setumpuk PR dari kualifikasi Olimpiade

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=417808724973321&version=v2.8"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));



Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas