Politik

Ahok Jelaskan Maksud Jokowi tidak Bisa Kerja karena Presidennya Sudah Prabowo

Ahok Jelaskan Maksud Jokowi tidak Bisa Kerja karena Presidennya Sudah Prabowo


TERDEPAN.id, JAKARTA — Kader PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka suara soal polemik akibat pernyataannya yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa bekerja. Menurut mantan gubernur DKI Jakarta itu, pernyataannya itu dipotong, sehingga menjadi salah tafsir.

Ahok menjelaskan, pernyataannya itu disampaikan ketika ada seorang ibu lansia tetap mengotot mendukung Prabowo Subianto untuk menjadi presiden. Menanggapi ibu itu, Ahok mengungkapkan, apabila Prabowo menjadi presiden, cawapres Gibran Rakabuming Raka tidak bisa bekerja. 

“Saya bilang, Gibran tidak bisa kerja nanti kalau kamu pilih dia. Pak Jokowi pun tidak bisa kerja. Itu dipotong tuh,” kata dia saat mengisi sebuah acara di salah satu kafe kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2024).

BACA JUGA :  Bawaslu: Kampanye Daring Pilkada 2020 Kurang Diminati

Ahok menjelaskan, dalam struktur negara ini, keberadaan wakil hanya sebagai ban serep. Artinya, wakil tak memiliki mandat besar untuk bekerja. 

Sementara itu, Jokowi tak lagi menjabat sebagai presiden ketika Prabowo telah dilantik menjadi presiden. Karena itu, ia menyebut Jokowi tak bisa bekerja. 

Emang Pak Jokowi sudah tidak jadi presiden lagi, Pak Prabowo mau yang kerja Pak Jokowi? Emangnya joki presiden,” ujar Ahok memberi analogi.

Eks komut PT Pertamina Tbk itu menilai, video yang tersebar di media sosial berisi potongan dan menjadi salah tafsir di mata masyarakat. Alhasil, muncul kisruh akibat pernyataannya. Dampaknya, banyak pihak yang menyerang dirinya akibat pernyataan tersebut.

BACA JUGA :  Apple mulai uji coba publik iOS 15.3 dan iPadOS 15.3

Gua sih demen. Ya kalau lu nyerang gua, artinya gua ada masalah keluar. Ya dong. Kalau saya tidak mempengaruhi lu punya urusan, ya biarin aja anjing menggonggong kafilah berlalu. Karena dia ada masalah,” kata Ahok.

Dia mengaku tetap mendukung Jokowi lantaran yang bersangkutan melaksanakan program Nawacita. Namun, Ahok menilai, pihak yang bisa meneruskan program Nawacita yang dicanangkan Jokowi adalah capres Ganjar Pranowo, sebagai kader PDIP. 

“Saya yakin yang bisa meneruskan program Pak Jokowi, karena dasarnya Nawacita kan, Trisakti kan, ya Pak Ganjar kader terbaik,” kata Ahok. 

Ahok sebut Jokowi tak bisa kerja…





Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − twelve =

Trending

Ke Atas