Ekonomi

BTN Siap Gandeng Perguruan Tinggi untuk Bangun Ekosistem Perumahan

BTN Siap Gandeng Perguruan Tinggi untuk Bangun Ekosistem Perumahan


Dirut BTN menyebut perguruan tinggi mitra strategis bagi perkembangan bank

TERDEPAN.id, JAKARTA– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk optimis dapat mendorong ekosistem perumahan untuk membangun pusat peradaban. Hal ini memberikan letak dan dasar-dasar secara kemanusian membentuk keluarga, komunikasi, dan menghasilkan generasi mendatang yang lebih baik dan itu berasal dari rumah


Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan secara lingkungan dengan rumah-rumah yang lebih tertata, maka akan ada komunikasi sosial yang mendorong tumbuhnya jiwa sosial.


“Membangun negara ini dengan tanggung jawab sosial yang baik dan secara ekonomi BTN yakin bawa sektor perumahan adalah sektor yang sangat tangguh bahkan masa Covid-19 sektor perumahan ikut membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya saat webinar, Rabu (15/12).


Ketika krisis akibat pandemi Covid-19 lanjut Haru, banyak sektor-sektor yang terdampak, hanya beberapa sektor yang masih bertahan tetap tumbuh positif walaupun melambat seperti sektor komunikasi dan properti. 


“Bagi sektor properti di level bawah, ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Mari kita berikan rumah yang layak dan terjangkau dan tentu harus sehat seperti penanganan sampah dan infrastruktur harus bagus,” ucapnya.

BACA JUGA :  Prabowo akan Temui Megawati Bicarakan Status Gibran


Maka itu, perseroan berupaya mendorong terbentuknya ekosistem perumahan di Indonesia yang melibatkan peran serta perguruan tinggi. Menurut Haru perguruan tinggi merupakan sebuah lembaga besar. Pengabdian masyarakat yang bisa dimanfaatkan untuk menyediakan kajian-kajian tentang perumahan.


“Perguruan tinggi juga mendorong industri properti tumbuh karena menghasilkan ahli-ahli yang akan mendorong peningkatan sektor perumahan,” ucapnya.


Haru mengungkapkan perguruan tinggi memiliki pengelolaan keuangan, bank merupakan bagian dari pengelolaan keuangan, simpanan, pembayaran dan lain-lain. 


“Jadi perguruan tinggi merupakan mitra sangat penting dan strategis bagi bank yang harus saling mendukung. Maka itu setelah UMM kita akan masuk juga ke Universitas Brawijaya dan kampus-kampus lainnya dengan dukungan program TJSL yang mendukung kegiatan kampus dan ke depan akan kita ajak bersama-sama membangun ekosistem perumahan di Indonesia,” ungkapnya.


Haru menyebut perseroan mengundang perguruan tinggi dapat ikut serta mendorong terbentuknya developer-developer baru. 


“Bisnis properti merupakan bisnis yang terbuka, bagi yang punya minat bagaimana memulainya itu bisa, karenanya perguruan tinggi yang akan kita sasar,” tuturnya.

BACA JUGA :  Sejumlah Negara Terancam Bangkrut, Apa yang Perlu Dilakukan Indonesia?


Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Malang, Iriantoro mengungkapkan BTN dan juga semua pihak yang menginisiasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam memberikan bantuan berupa penanaman 2500 pohon dan pembangunan sarana ibadah.


“Dalam pelaksanaan pembangunan daerah yang sedang berjalan saat ini harus disadari peran setiap komponen sangatlah penting dan saling terhubung satu dengan yang lainnya. Menyadari fungsi masing-masing seperti pemerintah daerah sebagai penentu kebijakan, penyusun program dan pelaksana pembangunan, sedangkan sektor perbankan, pihak swasta dan masyarakat luas merupakan pendukung utama sekaligus mempercepat tercapainya pembangunan dengan bermodalkan keselarasan dan keseimbangan,” ucapnya.


Iriantono berharap komitmen CSR yang dilakukan tersebut mampu menjadi inspirasi bagi perusahan-perusahaan developer lain di Kabupaten Malang. 


“Masa depan kami berharap pemberian bantuan CSR tidak hanya berhenti pada acara ini, namun juga terus berkelanjutan dengan program-program lainnya yang sangat mengutamakan keterlibatan dan kemandirian masyarakat secara aktif dan berkesinambungan,” ucapnya. 





Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − eight =

Trending

Ke Atas