Digital

GoFood manfaatkan “Dapur Bersama” untuk bantu lebih banyak UMKM

IMG-20200624-WA0002_copy_1024x683.jpg


Jakarta (ANTARA) – Sejak diluncurkan pada Oktober 2019, GoFood semakin menggalakkan inisiasinya bertajuk “Dapur Bersama” yang ditujukan untuk membantu dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM Indonesia di sektor kuliner.

“Konsepnya, kami ingin berikan akses ke UMKM yang fokusnya untuk delivery. Kita pilihkan lokasi yang sesuai dengan demand bagus. Kami tak ada biaya sewa, namun ada revenue sharing (bagi hasil),” kata Chief Food Officer Gojek Indonesia, Catherine Hindra Sutjahyo, Senin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam lima bulan terakhir, sudah ada 27 “Dapur Bersama GoFood” di Jabodetabek, Bandung, dan Medan.

Fasilitas memasak bersama bagi para mitranya melalui “Dapur Bersama”, dengan lokasinya yang dipilih berdasarkan survei dari permintaan (demand) makanan atau produk, hingga kemudahan akses bagi para pengantar (driver) GoJek/GoFood.

BACA JUGA :  Andy Murray siapkan mental hadapi US Open

Baca juga: GoFood catat peningkatan transaksi 20 persen pada masa pandemi

Baca juga: Adaptasi bisnis Gojek dinilai wajar saat pandemi COVID-19

“Ini merupakan bentuk solusi dari kami untuk para pelaku UMKM bidang kuliner, terlebih kami memiliki sekitar 500 ribu partner GoFood yang merupakan UMKM,” ujar Catherine.

Langkah GoFood melalui “Dapur Bersama” pun disambut baik oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki. Menurutnya, hal ini selaras dengan ide “Rumah Produksi Bersama” dari Kemenkop dan UKM untuk meningkatkan daya saing UMKM.

“Ide ‘Rumah Produksi Bersama’ ini untuk meningkatkan daya saing UMKM, mengingat UMKM sekarang harus bisa bersaing dengan produk impor di e-commerce,” kata Menteri Teten melalui kesempatan yang sama.

BACA JUGA :  Call of Duty akan tandai pemain rasis

Ia mengatakan, di masa mendatang, konsumen akan menuntut standar yang lebih tinggi dalam hal pengolahan, hingga pengemasan makanan dan minuman.

“Dengan bekerja sama dengan GoFood, akan lebih mudah bagi mereka untuk memantau kesehatan bisnisnya. Jika bisnis mereka sehat, akan lebih mudah bagi mereka untuk mengajukan pembiayaan dengan GoFood sebagai katalisnya,” kata Teten melanjutkan.

Baca juga: “Program Solidaritas COVID-19”, upaya Gojek bekali mitra GoLife

Baca juga: Gojek beri pelatihan gratis dan bantuan tunai untuk mitra GoLife

Baca juga: Gojek bantu 100 ribu UMKM perkuat daya tahan saat pandemi

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas