Ekonomi

Inalum Laksanakan Program Babe Lucu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa

Inalum Laksanakan Program Babe Lucu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa


TERDEPAN.id, BATUBARA — PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melaksanakan Program Desa Binaan Batu Bara Bersama Lubuk Cuik (Babe Lucu) yang dipusatkan di Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa.


Vice President CSR Inalum, Ali Hasian di Kabupaten Batubara, Sumut, Kamis (20/7/2023), mengatakan hampir tiga tahun program tersebut berjalan membuat capaian kinerja program di Desa Lubuk Cuik tersebut terus meningkat. Hal ini terlihat dari penghasilan para petani setempat yang menghasilkan akumulasi ekonomi hingga Rp 42,6 miliar per tahun dan mendukung aktivitas produktif ekonomi lebih dari 400 petani cabai.


“Program Babe Lucu ini dapat meningkatkan pendapatan petani setempat yang didominasi oleh petani cabai. Adanya program tersebut juga membuat berbagai inovasi baru dari olahan cabai seperti pengembangan produk baru dengan bahan dasar cabai kering seperti produk saus dan abon cabai,” katanya.

BACA JUGA :  Kereta Cepat Terintegrasi dengan Moda Transportasi Lain


Ali juga menjelaskan bahwa selain nilai ekonomi yang meningkat, Program Babe Lucu menciptakan 34 hektare lahan produktif. Program tersebut juga menciptakan pengembangan lahan baru 6,8 hektare selama tiga tahun.


Ditambahkan bahwa selama program ini berjalan, Desa Lubuk Cuik mendapatkan irigrasi teknis yang optimal sehingga mampu melahirkan efisiensi dan optimalisasi penggunaan air permukaan (aliran air sungai). Kemudian, pertanian cabai yang bernilai ekonomis mendorong tetap terjaganya lahan pertanian yang produktif dan sehingga memiliki alasan ekonomi dan sosial dalam menahan laju konversi dari lahan pertanian ke pembangunan perumahan atau perkebunan yang lebih memberikan dampak baik.

BACA JUGA :  Persaingan sengit, penjualan Galaxy Note 20 diperkirakan lebih rendah


Ali berharap Program Babe Lucu dapat membantu masyarakat Lubuk Cuik menghadapi situasi yang sulit ini, apalagi harga cabai yang tidak menentu. “Saya optimistis dengan adanya program ini, masyarakat sekitar dapat terus maju dan berkembang, sehingga dapat melakukan inovasi – inovasi baru dengan hasil panen nya. Kami juga berkontribusi pada Program Babe Lucu ini dengan melibatkan SDM kami, seperti pengerjaan irigasi yang melihatkan bagian sipil dan lingkungan,” katanya.


Inalum merupakan badan usaha milik negara (BUMN) pertambangan yang bergerak di bidang peleburan aluminium.


 

sumber : ANTARA






Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − five =

Trending

Ke Atas