Dunia

Indonesia-China tandatangani proyek industri migas Rp21,6 triliun

Indonesia-China tandatangani proyek industri migas Rp21,6 triliun



Perusahaan China akan mentransfer teknologi dan investasi modal,

Beijing (ANTARA) – Para pengusaha Indonesia dan China menandatangani nota kesepahaman (MoU) proyek injeksi kimia dan teknologi digital untuk industri minyak dan gas di Indonesia.

Penandatanganan MoU tiga perusahaan swasta untuk proyek senilai 1,5 miliar dolar AS (Rp21,6 triliun) itu disaksikan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun dan jajaran pimpinan Kedutaan Besar RI di Beijing, Kamis.

“Jadi ini proyek ‘B to B’ (antarperusahaan swasta),” kata Dubes usai menyaksikan penandatanganan MoU di Wisma Duta KBRI Beijing tersebut.

BACA JUGA :  Jumlah kematian terkait COVID tinggi, Kyiv terapkan penguncian ketat

Ketiga pengusaha yang menandatangani kesepakatan adalah Zein Wijaya selaku CEO PT Enerproco Global Indonesia, Qu Fei (CEO Guoxing Huijin Science and Technology Co Ltd), dan Zhou Yang (CEO Shenzhen Congbiqiushi Investment Management Co Ltd).

Baca juga: Indonesia-China Tandatangani MoU Dana Hibah

“Perusahaan China akan mentransfer teknologi dan investasi modal,” kata Dubes.

Proyek injeksi kimia dan teknologi digital tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi minyak di ladang minyak yang sudah berumur.

BACA JUGA :  Tingkat hunian ICU di Brazil capai 90 persen

Dengan diberikan injeksi kimia, sumur-sumur minyak yang sudah tua seperti di Blok Rokan bisa direvitalisasi dan ditingkatkan kapasitas produksinya.

“Proyek ini tergolong investasi yang memberikan nilai tambah,” kata Dubes Djauhari. 

Baca juga: Indonesia-China teken MoU pertukaran data guna tingkatkan ekspor impor

Baca juga: Wapres saksikan penandatangan 23 MoU Indonesia-China

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021



Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas