Jateng Juara Umum Peparnas 2024, Kumpulkan 406 Medali

SEMARANG — Kontingen Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan sejarah emas dalam gelaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024. Provinsi yang dijuluki jantung

Jateng Juara Umum Peparnas 2024, Kumpulkan 406 Medali

SEMARANG — Kontingen Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan sejarah emas dalam gelaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024. Provinsi yang dijuluki jantung Pulau Jawa ini resmi dinobatkan sebagai juara umum setelah mengoleksi total 406 medali sepanjang ajang multicabang olahraga disabilitas terbesar di Tanah Air tersebut.

Dominasi di Berbagai Cabang

Berdasarkan data klasemen akhir yang dirilis panitia, Jateng mengumpulkan 178 medali emas, 132 perak, dan 96 perunggu. Perolehan ini unggul telak atas Jawa Timur yang menempati posisi kedua dengan 312 medali, serta Jawa Barat di urutan ketiga dengan total 289 medali.

"Ini adalah buah dari kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang tanpa kenal lelah. Kami sangat bangga," ujar Ketua Kontingen Jateng, Drs. Budi Santoso, M.Si., saat diwawancarai seusai upacara penutupan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu malam.
  1. Atletik menjadi lumbung emas terbesar Jateng dengan 47 medali emas dari nomor lari, lempar, dan lompat.
  2. Renang menyumbang 38 emas, didominasi perenang-perenang muda potensial.
  3. Bulu tangkis dan tenis meja masing-masing menyumbang 22 dan 18 emas.
  4. Catur dan panahan turut memperkuat dominasi dengan total 26 emas gabungan.

Kunci Sukses: Pembinaan Berkelanjutan

Keberhasilan Jateng bukan datang tiba-tiba. Sejak Peparnas 2016, provinsi ini konsisten membangun sistem pembinaan atlet disabilitas melalui program "Jateng Inklusif Berprestasi" yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga setempat. Program ini mencakup pemantauan bakat sejak usia dini, pelatihan terpadu di 35 kabupaten/kota, serta dukungan fasilitas yang ramah disabilitas.

  • Total atlet Jateng: 287 atlet turun di 18 cabang olahraga
  • Target awal: 150 medali emas — terlampaui 119%
  • Bonus atlet: Rp 500 juta per emas individu, Rp 750 juta per emas ganda/cabor beregu
  • Anggaran pembinaan: Rp 82 miliar untuk siklus 2022–2024
"Kami ingin prestasi ini menjadi inspirasi bahwa disabilitas bukan penghalang untuk berprestasi di level tertinggi," tegas Gubernur Jateng dalam pidato penyambutan kontingen di Bandara Ahmad Yani.

Dampak dan Harapan ke Depan

Kemenangan Jateng di Peparnas 2024 diharapkan memicu efek domino positif bagi ekosistem olahraga disabilitas nasional. Pengamat olahraga dari Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Setya Rahayu, menilai dominasi Jateng membuktikan bahwa investasi pada pembinaan atlet disabilitas memberikan hasil konkret.

"Jika seluruh provinsi meniru model Jateng — pendataan atlet yang rapi, pelatih bersertifikasi, dan dukungan sport science — Indonesia bisa menjadi kekuatan besar di Asian Para Games dan Paralimpiade mendatang," paparnya.

Sementara itu, para atlet Jateng kini bersiap menghadapi seleksi nasional menuju ASEAN Para Games 2025 yang akan digelar di Thailand. Dengan fondasi prestasi yang kokoh, harapan untuk kembali mengharumkan nama bangsa terbuka lebar.

[SOCIAL_TWEET]: 🏅 Jateng juara umum Peparnas 2024! Total 406 medali: 178 emas, 132 perak, 96 perunggu. Dominasi mutlak di 18 cabang olahraga. Disabilitas bukan penghalang prestasi! #Peparnas2024 #JatengJuara #OlahragaDisabilitas[SOCIAL_TG]: 🏆 Jateng Juara Umum Peparnas 2024! 🥇178 Emas | 🥈132 Perak | 🥉96 Perunggu = Total 406 Medali. Dominasi luar biasa! 🔥

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User