Dunia

Jerman produksi lebih banyak desinfektan, tetapi tidak tisu toilet

antarafoto-germany-coronavirus-landshut-christmasmarket-13112020.jpg


Berlin (ANTARA) – Perusahaan-perusahaan Jerman memproduksi 80 persen lebih banyak desinfektan dan 20 persen lebih banyak pasta dalam sembilan bulan pertama tahun ini, tetapi produksi tisu toilet secara keseluruhan turun 3,5 persen menjadi 85.300 ton.

Pandemi COVID-19 menyebabkan lonjakan produksi disinfektan dan pasta, tetapi peningkatan produksi tisu toilet terbukti hanya sementara, kata kantor statistik Jerman, Rabu.

Pada Maret dan April, ketika gelombang pertama pandemi COVID-19 melanda Jerman dan penimbunan menyebabkan semua tisu toilet menghilang dari rak supermarket, produksi tisu toilet melonjak masing-masing sebesar 17 persen (Maret) dan 12 persen (April).

BACA JUGA :  Haru Soetrisno Bachir di HUT PAN Minus Amien Rais

Produksi disinfektan mencapai puncaknya pada April, ketika produksi bulanan lebih tinggi 161 persen dalam perbandingan dari tahun ke tahun.

Angka-angka tersebut tidak menunjukkan dampak penguncian (lockdown) selama sebulan lagi yang diberlakukan Jerman pada awal November untuk mengendalikan gelombang kedua virus corona.

Jumlah kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi di Jerman naik 17.561 menjadi 833.307 kasus dan jumlah kematian akibat COVID-19 mencapai sebanyak 305 dalam 24 jam terakhir, menurut data dari Robert Koch Institute (RKI) untuk penyakit menular, Rabu.

BACA JUGA :  Bahasa Indonesia jadi prodi kedua bahasa asing di Hefei University

Para politisi, termasuk Kanselir Angela Merkel, telah mengisyaratkan bahwa pembatasan sosial dapat diperketat pada pekan depan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Politikus Jerman Curi Tisu Toilet, Ditangkap

Baca juga: Infeksi corona meningkat, Jerman ingatkan lagi agar hindari kontak

Baca juga: Prancis dan Jerman kembali ‘lockdown’ karena COVID-19

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas