Hukum

LPSK: Permohonan Istri Irjen Ferdy Sambo Berpotensi Ditolak

LPSK: Permohonan Istri Irjen Ferdy Sambo Berpotensi Ditolak


Permohonan ditolak apalabila dalam 30 hari pemohon tidak kooperatif dalam investigasi

TERDEPAN.id, JAKARTA — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengingatkan permohonan perlindungan yang diajukan oleh istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi berpotensi ditolak. Hal itu apabila selama 30 hari kerja pemohon tidak bisa dimintai keterangan.


“Karena waktunya ini terbatas, kami sampaikan informasi kepada pemohon kalau 30 hari kerja tidak bisa dimintai keterangan, dan tidak ada kesempatan dilakukannya investigasi maupun asesmen, ya terpaksa kami putuskan menolak permohonan,” kata Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo saat dihubungi di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

BACA JUGA :  Azis: Tindak Tegas Polisi yang Jual Senjata ke KKSB


Hasto menegaskan, kedua pemohon yang mengajukan perlindungan ke LPSK, yakni Bharada E dan istri Irjen Sambo hingga saat ini belum berstatus sebagai terlindung oleh lembaga tersebut. Ia menjelaskan, setiap permohonan yang diajukan ke LPSK terlebih dahulu harus diinvestigasi dan melalui proses asesmen.


Investigasi ditujukan untuk mendalami materi apakah pemohon memiliki keterangan signifikan dalam proses peradilan. Selanjutnya, investigasi juga bertujuan untuk melihat permohonan yang diajukan disampaikan berdasarkan iktikat baik atau tidak.


Sementara, asesmen untuk melihat apakah perlu bantuan medis atau psikologis. Setelah investigasi dan asesmen dilakukan, tim penelaah akan menyusun risalah dan dilakukan rapat paripurna.

BACA JUGA :  Polri Tangkap Tiga Tersangka Judi Online di Kamboja


Karena itu, ia mengingatkan para pemohon yang sudah mengajukan perlindungan, namun dalam rentang waktu 30 hari kerja tidak bisa memberikan keterangan, dianggap tidak kooperatif sehingga permohonannya ditolak. Terkait pengajuan permohonan yang diajukan oleh Bharada E dan istri Irjen Sambo secara garis besar hampir sama.


Hanya saja, bedanya, Putri Candrawathi meminta perlindungan fisik sementara Bharada E tidak. “Alasan permohonan yang diajukan ada perlindungan fisik, prosedural, bantuan hukum dan bantuan psikologis. Itu alasan yang dicantumkan dalam permohonannya,” ujarnya.

sumber : Antara





Sumber
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + two =

Trending

Ke Atas