Maroko Kalahkan Kanada dan Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026

Stadion Houston, Texas, bergemuruh pada Sabtu (04/07/2026) saat Maroko mengukir sejarah baru dengan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menun

Maroko Kalahkan Kanada dan Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026

Stadion Houston, Texas, bergemuruh pada Sabtu (04/07/2026) saat Maroko mengukir sejarah baru dengan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kanada dengan skor meyakinkan 3-1. Pertandingan babak 16 besar ini menjadi panggung bagi gelandang Azzedine Ounahi yang membuka keunggulan Maroko lewat gol spektakuler di menit ke-23, melecut semangat tim yang sejak awal tampil dominan. Ini adalah kali kedua Maroko mencapai perempat final setelah sebelumnya di Qatar 2022, dan kini mereka menjadi wakil Afrika pertama yang melakukannya secara beruntun.

Jalannya Laga: Dominasi Sejak Awal

Di bawah sorotan 72.000 penonton, Singa Atlas langsung menggebrak. Umpan tarik Achraf Hakimi dari sisi kanan pada menit ke-12 hampir disambut Youssef En-Nesyri, namun kiper Dayne St. Clair sigap menepis. Kanada yang mengandalkan serangan balik lewat Alphonso Davies kesulitan menembus lini belakang Maroko yang dikomando kapten Romain Saïss. Ounahi memecah kebuntuan dengan aksi individu memukau: menerima bola di luar kotak penalti, ia melewati dua pemain lalu melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh. Gol ini terpilih sebagai gol terbaik babak 16 besar versi jajak pendapat FIFA+.

Kanada mencoba merespons. Davies nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas yang membentur mistar pada menit ke-34. Namun ketangguhan Yassine Bounou di bawah mistar menjaga keunggulan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Maroko menggandakan skor melalui sundulan En-Nesyri memanfaatkan umpan silang Hakim Ziyech di menit ke-58. Gol ketiga datang dari titik putih oleh Ziyech pada menit ke-74 setelah pelanggaran terhadap Sofiane Boufal. Kanada sempat memperkecil skor melalui Jonathan David di masa tambahan, tetapi Maroko tetap berpesta.

Reaksi dan Sorotan Taktik

“Kami menerapkan pressing tinggi sejak awal dan mematikan kreativitas Davies. Ini kemenangan kolektif, tapi saya harus memuji Ounahi yang tampil seperti seniman malam ini,” ujar pelatih Maroko Walid Regragui usai laga.

Pengamat sepak bola menyoroti pendekatan disiplin Maroko yang mencatatkan 62% penguasaan bola dan 18 tembakan berbanding enam milik Kanada. “Mereka tidak sekadar bertahan dan mengandalkan counter, melainkan berani mengontrol permainan,” tulis analis BBC Sport. Kemitraan Ounahi dengan Sofyan Amrabat di lini tengah disebut sebagai fondasi transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Di kubu Kanada, pelatih Jesse Marsch mengakui keunggulan lawan.

“Maroko tim yang lengkap. Kami kehilangan ritme setelah gol kedua dan itu menghukum kami. Kami bangga dengan perjuangan para pemain,” katanya.

Jalan Menuju Semifinal dan Ambisi Afrika

Di perempat final yang akan digelar di Dallas pada 10 Juli mendatang, Maroko akan menghadapi pemenang laga Prancis versus Denmark. Peluang terbuka lebar mengingat performa apik Singa Atlas yang belum terkalahkan sepanjang turnamen—dua kali menang dan sekali imbang di fase grup. Jika mampu melangkah lebih jauh, Maroko berpeluang menyamai pencapaian semifinalis Piala Dunia 2022 sekaligus mematahkan mitos wakil Afrika yang dinilai hanya kejutan sesaat.

Dukungan diaspora Maroko di Amerika Serikat diprediksi bakal memadati Cotton Bowl Stadium. Kedutaan Besar Maroko di Washington bahkan telah menyediakan layanan shuttle gratis bagi suporter. Sementara itu, pemerintah Maroko mengumumkan hari libur nasional jika tim mencapai semifinal.

Selain Ounahi yang menjadi bintang, konsistensi Hakimi dan Ziyech sebagai motor serangan sayap menjadi nilai plus. Kedalaman skuad juga terbukti dengan masuknya pemain muda seperti Chadi Riad yang tampil solid di babak kedua. Statistik menunjukkan Maroko hanya kebobolan dua gol dalam empat pertandingan, menjadikan mereka tim dengan pertahanan terbaik ketiga di turnamen.

Kiprah Maroko ini tidak hanya milik satu negara. Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) Patrice Motsepe menyatakan,

“Prestasi Maroko adalah kemenangan seluruh Afrika. Kami berharap ini menjadi katalis bagi pengembangan infrastruktur sepak bola di benua kita.”

Di tengah euforia, Regragui tetap membumi.

“Kami belum memenangkan apa pun. Perempat final hanya batu loncatan. Target kami adalah membuat sejarah yang lebih besar,” tegasnya.

[SOCIAL_TWEET]: Maroko ke perempat final 2 kali beruntun! Singa Atlas kalahkan Kanada 3-1 lewat gol brilian Ounahi. Mampukah mereka ulangi keajaiban 2022? #FIFAWorldCup #Maroko #PialaDunia2026[SOCIAL_TG]: 🏆⚽ Maroko melaju ke perempat final! Ounahi cs. bungkam Kanada 3-1. Selanjutnya: Prancis/Denmark 👀 #PialaDunia2026

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User