Dunia

McDonald’s sudahi penggunaan sedotan plastik di China


Jakarta (ANTARA) – Restoran makanan cepat saji berjaringan global McDonald’s, Selasa, mengumumkan akan menyudahi penggunaan sedotan plastik di China.

Perubahan pola pelayanan tersebut diperkirakan bakal mengurangi 400 ton sampah plastik per tahun.

Dalam pengumuman tersebut, hampir 1.000 gerai McDonald’s yang tersebar di Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen mulai Selasa tidak menyediakan sedotan plastik, baik untuk konsumen yang makan di tempat maupun dibawa pulang.

Kebijakan tersebut akan diberlakukan secara bertahap di semua restoran McDonald’s di seluruh wilayah China daratan hingga akhir 2020.

Sebagai gantinya, pembeli minuman dingin di restoran cepat saji yang memiliki nama Mandarin “Maidanglao” itu bisa langsung menyeruput minuman dari gelas model baru.

BACA JUGA :  Sinterklas berpose di Laut Mati sambut musim liburan

McDonald’s China pertama kali memperkenalkan gelas model baru untuk minuman dingin tanpa sedotan di 10 gerai di Beijing pada 2018.

Baca juga: Inggris akan larang penjualan sedotan plastik

Baca juga: Taiwan larang penggunaan sedotan plastik sebelum 2030

Zhang Jiayin selaku Chief Executive McD China mengklaim telah membangun komunitas masyarakat sadar lingkungan untuk berjuang bersama-sama mewujudkan keindahan negaranya.

“Kami percaya bahwa dengan memanfaatkan kesempatan McD yang berskala global ini, pengurangan sedotan menjadi terobosan besar dalam program pembangunan berkelanjutan. Dalam beberapa dekade terakhir ini, kami terus menggunakan kemasan ramah lingkungan,” ujarnya seperti dikutip media penyiaran setempat.

Direktur Yayasan Pelestarian Lingkungan China Xu Guang percaya bahwa pengurangan plastik merupakan langkah tepat untuk melindungi kelestarian lingkungan dan sangat dibutuhkan dalam program pembangunan berkelanjutan sehingga partisipasi semua pihak diperlukan.

BACA JUGA :  Joe Biden rayakan kemenangannya dalam Pilpres AS

“McDonald’s telah memprakarsai pengurangan sedotan plastik yang dapat mendorong konsumen untuk menyesuaikan pola konsumsi mereka. Kebijakan tersebut menunjukkan peran yang positif dalam melestarikan lingkungan. Kita seharusnya mulai dari diri sendiri dalam membantu mewujudkan China yang elok,” ujar Xu Guang.

Baca juga: KFC kurangi 91 persen sedotan plastik di seluruh gerainya

Baca juga: Starbucks stop gunakan sedotan plastik

Baca juga: 2.900 sedotan plastik terkumpul pada Hari Bumi

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas