Prabowo Panggil Rosan Cs Bahas Restrukturisasi BUMN dan Industri Kapal
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani bersama sejumlah pejabat kunci di Istana Kepresidenan, awal pekan ini. Dalam pertemuan tertutup yang terekam dala...
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani bersama sejumlah pejabat kunci di Istana Kepresidenan, awal pekan ini. Dalam pertemuan tertutup yang terekam dalam sebuah video resmi, mereka merancang langkah besar pemangkasan jumlah BUMN sekaligus membahas strategi menghidupkan kembali industri perkapalan nasional. Sinyal kuat ini menandai babak baru transformasi perusahaan-perusahaan pelat merah yang selama ini dianggap kurang efisien dan membebani anggaran negara.
Video yang beredar menampilkan Rosan dan sejumlah menteri terkait—termasuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Menteri Perindustrian—sedang berdiskusi intens di ruang rapat kabinet. Presiden Prabowo disebut memberikan arahan langsung agar proses restrukturisasi berjalan cepat tanpa mengorbankan pelayanan publik. Pemangkasan diproyeksikan mencapai pengurangan dari 41 BUMN eksisting menjadi hanya sekitar 25–30 entitas dalam tiga tahun ke depan, menyisakan perusahaan yang sehat dan fokus di sektor strategis seperti energi, logistik, pangan, dan manufaktur.
Efisiensi Anggaran dan Beban Negara
Langkah pemangkasan ini bukan sekadar wacana. Kementerian Keuangan telah menghitung potensi penghematan hingga Rp15 triliun per tahun dari penghapusan subsidi dan biaya operasional BUMN yang merugi. Sejumlah perusahaan dinilai tidak memiliki keunggulan kompetitif dan terus bergantung pada penyertaan modal negara (PMN). Dengan menggabungkan atau menutup unit-unit tersebut, beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa dikurangi secara signifikan.
Di sisi lain, Rosan Roeslani yang juga mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menekankan pentingnya penyehatan investasi. “Kita perlu memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan ke BUMN memberikan hasil yang jelas, baik dari segi dividen maupun dampak ekonomi,” ujarnya seusai pertemuan, sebagaimana dikutip dari video tersebut. Pendekatan investor-minded ini diharapkan menarik minat swasta, termasuk dalam skema kerja sama operasi (KSO) untuk beberapa aset BUMN yang direstrukturisasi.
Industri Kapal: Tulang Punggung Maritim yang Terlantar
Salah satu agenda paling menarik dalam pertemuan itu adalah pembahasan industri perkapalan. Indonesia—negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau—nyatanya masih sangat bergantung pada kapal impor. Presiden Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera menyusun peta jalan integrasi vertikal galangan kapal nasional. Rencananya, PT PAL Indonesia akan digandeng dengan PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (DKB) serta beberapa galangan swasta untuk membangun klaster maritim terpadu di kawasan Jawa Timur dan Batam.
Pemerintah menargetkan produksi 200 unit kapal berukuran kecil hingga menengah—termasuk kapal feri dan kapal kargo antar-pulau—dalam dua tahun ke depan. Ini sejalan dengan program tol laut yang terus dikembangkan sejak era sebelumnya. Dengan memproduksi sendiri, biaya logistik bisa ditekan hingga 30% dan waktu pengadaan dipangkas separuh. Rosan disebut akan memimpin tim kecil yang bertugas mencari pendanaan kreatif, termasuk melibatkan dana pensiun BUMN dan lembaga pembiayaan multilateral seperti Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Restrukturisasi dan Kemandirian Komponen
Selain perakitan kapal, fokus juga diarahkan pada peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, meskipun lambung kapal banyak dibuat di dalam negeri, komponen vital seperti mesin utama dan sistem navigasi masih berasal dari Korea Selatan, Jepang, atau Eropa. Melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Perindustrian didorong untuk mengembangkan purwarupa mesin diesel laut 1.000 tenaga kuda pada 2026.
Pertemuan itu juga membahas perbaikan regulasi, termasuk penyederhanaan izin impor bahan baku baja khusus untuk galangan kapal. Para pelaku industri kerap mengeluhkan rantai pasok yang tersendat akibat birokrasi. Dengan posisi Rosan sekaligus sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), percepatan perizinan di sektor ini dinilai lebih mungkin terwujud.
Respons Pasar dan Agenda Ke Depan
Pasar menyambut positif kabar ini. Indeks harga saham BUMN konstruksi dan maritim tercatat naik 1,2% pada hari yang sama. Analis memprediksi efisiensi yang dihasilkan dapat meningkatkan laba bersih konsolidasian BUMN hingga dua digit pada 2027. Namun, tantangan tetap ada, terutama resistensi internal dari para komisaris dan serikat pekerja yang khawatir akan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Untuk menyerap tenaga kerja terdampak, pemerintah menyiapkan program pelatihan vokasi yang akan dikerjakan bersama Kementerian Ketenagakerjaan. Skema pensiun dini dan alih profesi ke sektor swasta juga disiapkan. Presiden Prabowo menekankan agar proses pemangkasan tetap manusiawi dan memperhatikan kesejahteraan karyawan, sebagaimana terlihat dalam cuplikan video yang beredar. Dengan tenggat waktu tiga bulan untuk merampungkan peta restrukturisasi, publik menanti gebrakan konkret selanjutnya dari tim yang dipimpin Rosan ini.
Comments (0)