Dunia

Prancis desak AS batalkan sanksi terhadap pegawai ICC

2019-11-28T191402Z_1161773510_RC2JKD9KIQQM_RTRMADP_3_USA-TRUMP.jpg


Paris (ANTARA) – Prancis, Jumat (12/6), menyebut keputusan Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi terhadap pegawai Mahkamah Pidana Internasional (ICC) merupakan serangan negara-negara pihak Statuta Roma dan mendesak AS membatalkan langkah tersebut.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian melalui pernyataan mengatakan bahwa keputusan AS itu berisiko mempertanyakan independensi sistem peradilan.

BACA JUGA :  Reuters perkirakan kasus virus corona global segera lewati 30 juta

Sebelumnya pada Kamis (11/6) Presiden Donald Trump memberlakukan sanksi ekonomi dan perjalanan AS terhadap sejumlah pegawai ICC, yang dianggap AS terlibat dalam penyelidikan soal kemungkinan pasukan Amerika melakukan kejahatan perang di Afghanistan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Gerilyawan Taliban akan ditukar dengan tawanan Amerika, Australia

​​​​​​​Baca juga: Suu Kyi dijadwalkan pimpin pembelaan soal pemusnahan suku di ICC

​​​​​​​
Baca juga: Presiden Filipina diadukan ke Mahkamah Pidana Internasional

 

BACA JUGA :  Aznom Palladium, hasil "kawin silang" sedan dengan SUV

DPR Bahas RUU Atasi Pidana Internasional



Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020



Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas