Hukum

Tujuh Tahanan Positif Covid-19 dari Rutan Bareskrim Polri

tersangka-petinggi-komite-eksekutif-koalisi-aksi-menyelamatkan-indonesia-kami_201016123431-131.jpg


Rutan Bareskrim Polri merupakan salah satu dari beberapa cabang Rutan Salemba.

TERDEPAN.id, JAKARTA — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DKI Jakarta menjelaskan, tujuh tahanan yang diisolasi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, karena positif Covid-19 berasal dari Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

“Kalau itu (tahanan) dari cabang Bareskrim Polri. Kalau di sini (Rutan Salemba) tidak ada yang positif Covid-19,” katanya Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI,  Edi Kurniadi di Jakarta, Senin (16/11).

Edi mengatakan, Rutan Bareskrim Polri merupakan salah satu dari beberapa cabang Rutan Salemba, Jakarta Pusat. “Rutan Salemba ada beberapa cabang seperti di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, Bareskrim, Mako Brimob. Itu semua cabang kita,” katanya.

BACA JUGA :  Istana Tunggu Status Edhy Prabowo dari KPK

Edi mengatakan, tahanan tersebut dipindah ke Rutan Salemba apabila proses hukum di pengadilan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Namun seluruh tahanan baru yang dipindahkan menuju Rutan Salemba tetap diawasi secara ketat terkait protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

“Bagi tahanan baru kalau tes swab positif kita tidak terima. Tetap walaupun negatif kita isolasi minimal sepuluh hari, kalau benar negatif kita pindahkan ke bloknya,” kata Edi.

BACA JUGA :  Remaja Pembunuh Bocah di Jakbar Divonis Dua Tahun Penjara

Sebanyak tujuh tahanan yang diisolasi ke RS  Polri Kramat Jati, pada Ahad (15/11), adalah tersangka pelanggaran Undang-Undang ITE yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber.

Ketujuh tersangka tersebut di antaranya Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M Jumhur Hidayat terkait kasus KAMI Jakarta dan Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur sebagai tersangka kasus ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Kemudian, tiga tersangka kasus KAMI Medan, yakni Juliana, Novita Zahara dan Wahyu Rasasi Putri.





Sumber

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Ke Atas